Wednesday, March 12, 2014

Apa itu Prebiotik dan Probiotik??? Bisakah Didapat dari Makanan Alami???

  • Mo sedikit berbagi tentang prebiotik dan probiotik, semoga bisa membantu menambah info…bwt temen2 TPG,pliss tambahin ato koreksi ya… :)
  • Prebiotik adalah subisatrat yang dibutuhkan oleh bakteri probiotik untuk kehidupannya, istilah mudahnya prebiotik adalah makanan bagi bakteri probiotik
  • Sedangkan probiotik adalah bakteri baik yang dapat memperbaiki pencernaan manusia, ada yang langsung terkandung di usus, ada yang berasal dari luar tubuh
  • Contoh dari bakteri probiotik adalah golongan Lactobacillus dan Bifidobacterium
  • Beberapa penelitian menunjukkan bahwa di ASI terkandung probiotik dari golongan Bifidobacterium longum, jumlahnya cukup tinggi
  • Sedangkan golongan Lactobacillus yang menghasilkan asam banyak sekali digunakan dalam pembuatan yogurth, biasanya Lactobacillus bulgaricus
  • Sedangkan prebiotik, sering disebut sebagai pangan fungsional karena dapat meningkatkan kesehatan manusia, yang sedang giat2nya dikembangkan…(Cont)
  • Banyak berasal dari polisakarida, umumnya dari golongan oligosakarida seperti fructo oligosakarida, raffinosa, maltulosa, dll…
  • Untuk dapat disebut sebagai prebiotik, syaratnya adalah harus bisa digunakan sebagai subisatrat pendukung pertumbuhan bakteri probiotik
  • Banyak sekali makanan di sekitar kita yang mengandung prebiotik seperti ubi jalar, kedelai, talas bogor, yang banyak mengandung raffinosa
  • Umumnya sehabis konsumsi ubi jalar atau makan kedelai atau minum susu kedelai sering merasa kembung atau kentut2
  • Itu pertanda orang tersebut sensitif terhadap oligosakarida yang terkandung dalam ubi tersebut yaitu raffinosa yang merupakan salah satu prebiotik alami
  • Sedangkan untuk bisa disebut sebagai probiotik, bakteri harus memenuhi beberapa persyaratan antara lain
  • 1. Harus mampu bertahan hidup di gastro intestinal;
  • 2. Harus mampu bertahan terhadap enzim2 pencernaan hingga mencapai GI;
  • 3. Jumlahnya harus banyak dalam usus manusia;
  • 4. Tidak menyebabkan penyakit
  • 5. Mampu mencerna prebiotik sebagai subisatrat pertumbuhannya…
  • Jadi kenapa ada slogan yang digunakan oleh salah satu minuman fermentasi, *saya minum 2*! karena memang dibutuhkan probiotik dalam jumlah besar (cont)
  • Untuk dapat mempertahankan kesehatan pencernaan dan membunuh bakteri jahat seperti Salmonella, E.coli dll
  • Jadi antara prebiotik dan probiotik harus saling mendukung menjadi satu kesatuan untuk mempertahankan kesehatan pencernaan
  • Apabila hanya mengkonsumsi produk yang diklaim mengandung probiotik tanpa konsumsi prebiotik, yang terjadi adalah probiotik tidak dapat bertahan hidup lama
  • Demikian pula apabila konsumsi prebiotik tanpa jumlah probiotik yang cukup didalam pencernaan, Tidak akan maksimal dalam mempertahankan kesehatan pencernaan
  • Karenanya, jangan terlalu termakan rayuan iklan, perbaiki terlebih dahulu pola makan kita agar probiotik yang sudah ada di pencernaan kita bisa bertambah
  • Terlebih lagi terhadap produk yang diklaim mengandung bakteri probiotik, harap diperhatikan beberapa hal yaitu (cont)
  • 1. Cek apakah pola penyimpanan dan pendistribusian produk tersebut baik karena bakteri itu sangat mudah mati hanya karena peningkatan suhu
  • Contohnya apabila tenyata disimpan tidak di kulkas ato ditempat bersuhu 7 derajad celcius, dapat dipastikan banyak bakteri probiotik yang mati
  • Kalo banyak yang mati, maka yang diperoleh hanyalah susu fermentasi tanpa bakteri probiotik didalamnya
  • 2. Jumlah bakteri probiotik harus 10 pangkat 9 cfu, bisa dicek di keterangan yang dicantumkan produk tersebut
  • Demikian kultwitnya,smga bisa membantu dalam memahami apa itu probiotik n prebiotik,maaf kalo kocar kacir penjelasannya ;)
  • Jempolnya langsung protes,kakuuuu sodara2,ni keypadnya keras bgt seh?hiks nyeriiii
(Source: twitter.com)

Tuesday, January 27, 2009

Anak Dan Seekor Kuda

Betapa sering saya melihat orang menatap tanpa melihat, menyimak tanpa mendengar, berbicara tanpa makna, menyentuh tanpa perasaan, bergerak tanpa kesadaran. merekalah yang mengilhami saya menjadi komunikator terbaik.
—Dr. Ibrahim Elfiky

Hari telah larut ketika Michael pulang ke rumah. Tapi dia tidak sendiri. la bersama seekor kuda yang ia temukan di jalan. Sesampainya di rumah, ia memohon ayahnya mengizinkannya merawat dan memiliki kuda tersebut. Ayahnya memperbolehkannya merawat kuda itu semalam saja karena menurutnya si pemilik pasti khawatir dan mencari-cari kudanya yang hilang. "Besok pagi," ayahnya berkata, "Ayah akan katakan apa yang harus kau lakukan." Michael terjaga semalaman di dekat kuda itu. Tak lama ia tertidur, dan matahari pun terbit. Suara ringkikan kuda membangunkannya. Ayahnya datang dan berkata, "Kau harus mengembalikan kuda itu ke pemiliknya." Michael menyela, "Tapi ayah, aku tak tahu di mana ia tinggal. Aku tak tahu ke mana aku harus mengembalikannya." Tersenyum, setelah menatap anaknya sebentar, ayah Michael berkata, "Michael, berjalanlah di sisi kuda itu. Biarkan dia tunjukkan jalan untukmu."

Ketika Michael sedang berpakaian, ia masih tak yakin akan apa yang dikatakan ayahnya. Tetapi ia tetap mengikuti nasehat ayahnya dan berjalan di sisi hewan tersebut. Anak laki-laki itu keheranan melihat kuda itu belok ke kiri, kemudian ke kanan. Dengan mantap, Michael mengikutinya. Tak lama kemudian, Michael dengan wajah berseri-seri dan kuda itu sampai di sebuah desa. Ketika penduduk desa melihat kuda tersebut, mereka berlari ke arahnya. Mereka sangat berterimakasih karena Michael mengembali-kan kuda mereka. Bahkan mereka memberinya hadiah. Sesampainya di rumah, ayahnya bertanya apakah Michael telah mengembalikan kuda tersebut.

Anak itu mengangguk seraya berkata, "Aku melakukan perintah ayah. Kuda itu menemukan sendiri jalan pulang." Lalu ia melanjutkan, "Ada lagi yang ingin aku katakan, ayah. Kemarin, ketika aku menemukan kuda itu, aku sangat senang. Aku bahkan berharap ayah mengizinkanku memeliharanya. Tetapi, sekarang aku merasa lebih berbahagia karena aku bisa menolong orang-orang desa menemukan kembali kuda mereka. Ayah, engkau pasti memintaku mengembalikan kuda tersebut karena satu alasan." Sambil tersenyum, ayahnya menjawab, "Michael, selalu ada kebahagiaan ketika kita menolong dan memberi. Ketika kau menolong penduduk desa menemukan kuda mereka, kau merasa senang, dan itulah pelajaranku yang pertama untukmu. Pelajaran yang kedua adalah dengan berjalan beriringan disisi kuda, kuda itu bisa menemukan jalannya sendiri untuk pulang tanpa pengaruh apapun darimu. Anakku, engkau harus menerima orang lain apa adanya. Jangan pernah mencoba mengubah mereka, lebih baik ubahlah dirimu sendiri."

Jika engkau ingin orang lain menerimamu, terimalah mereka apa adanya. Jika kau ingin mereka menghormatimu, hormatilah mereka. Jika engkau menginginkan senyum mereka, tersenyumlah kepada mereka. Jika kau menginginkan mereka mencintaimu, cintailah mereka. Jika kau ingin menerima, berusahalah memberi tanpa mengharapkan imbalan Semua akan diberikan oleh Tuhan kepadamu sepuluh kali lipat banyaknya.

Dengan bekal nasihat ayahnya, Michael dapat memahami dan nantinya ia akan menjadi komunikator handal. Anda, tentu saja bisa. Hari ini, mulailah dari diri Anda, karena jika Anda mencoba mengubah orang lain, Anda akan kecewa dan sedih. Gandhi pernah mengatakan, "Jadilah perubahan yang ingin kau lihat di dunia ini." Yakin dan percayalah bahwa Anda adalah mukjizat. Tak ada seorang pun yang sama dengan Anda. Tidak di sini atau di mana pun. Terima orang lain, cintailah mereka, memberi, dan fokus pada niat mereka. Saya jamin Anda tidak hanya akan termasuk dalam jajaran komunikator paling ulung di dunia, tapi juga hidup Anda akan dipenuhi kebahagiaan dan berkah. Saya harap saya dapat membantu Anda menemukan jalan terang menuju masa depan yang lebih baik. Mari buat perubahan di dunia ini. Tuhan memberkati Anda.

Pesan dari Tuhan

_Setiap saat mengandung seratus pesan dari Tuhan; Pada setiap sekali seruan "Oh Tuhan," ia menjawab seratus kali, "Aku di sini."_

--Rumu dalam Matsnawi

Pernahkah kita mendengar pesan Tuhan? Mungkin pernah--sekali, atau bahkan tidak pernah sama sekali. Pesan Tuhan sepertinya tersembunyi nun--tak terjangkau--jauh. Namun, Ia sesungguhnya begitu dekat. Saking dekatnya, jaraknya tidak lebih jauh daripada urat nadi kita sendiri.

Hanya, bagaimana cara kita mendengarkan pesan Tuhan? bagaimana cara kita mempersempit jarak komunikasi dengan-Nya?

Jangan khawatir! Ada banyak cara untuk merasakan keakrabat Tuhan. Datangi orang miskin, sayangi mereka, sebab Allah bersama mereka dan menjadi teman duduk orang miskin. Temui Allah pada sepertiga malam, Allah melayani hamba-Nya satu per satu.

Lalu, dimana letak kesulitan jika Allah yang Maharahman, terus-menerus menaburkan kasih sayang-Nya kepada setiap hamba-Nya? Di mana letak keputusasaan ketika Allah membuka pintu kasih sayang-Nya lebar-lebar? Di mana letak kesengsaraan jika Allah yang maha kaya menghamparkan rezekinya yang begitu tak terbatas buat kita? (Mari bersama-sama gelengkan kepala) Tidak! Hampir dapat dipastikan tidak ada. Tidak ada satupun yang akan kita terima dan kita namai sebagai kesulitan jika stok syukur dan husnuzhan terhadap-Nya senantiasa penuh 100%.

Kesulitan, tantangan, keruwetan, hambatan, semua hanyalah anak tangga untuk tumbuh dewasa dan sukses. Kita bukan anak kecil yang harus selalu diberi manisan, dijauhkan dari bahaya, dimudahkan, dan berada dalam zona nyaman. Sebaliknya, kita menjadi dewasa karena diberikan pilihan. Sedih, senang, sulit, mudah, mengeluh, berlapang dada, semuanya adalah pilihan-pilihan yang kita ambil secara sadar.

Layaknya bilangan biner(nol dan satu), semua hal yang ada di dunia--di sini--berpasang-pasangan. Tidak ada kesulitan tanpa kemudahan, tidak ada kesedihan tanpa kebahagiaan, dan tidak ada kerugian jika tidak ada keuntungan. Bahkan dalam rasa kasih sayang-Nya yang begitu besar, Allah menambahkan "varian" kemudahan yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan satu kesulitan yang kita hadapi. Tentu saja, kinci menemukan kekuatan kasih sayang Allah ini, tidak akan begitu mudah didapat jika semua indra yang kita miliki tersumbat.

Buka satu indra lagi! Dengarkan pesan Tuhan melalui hati, tajamkan penglihatan kita, dan lihatlah dengan mata hati, niscaya kita temukan Allah berseru girang, "Hambaku, Aku di sini. Mintalah! Karena Aku teramat malu meninggalkan kedua belah tanganmu yang terbuka--meminta--kepada-Ku, lalu kutinggalkan tanpa sesuatu pun. Hambaku, Aku di sini, jangan bersedih dan putus asa. Hadapi hidup dengan gembira karena Aku tidak mungkin membiarkanmu larut dalam kesulitan. Hambaku-Ku. Aku di sini. Alu di sini..."

[Salman Faridi, _Hidup untuk hidup_, hal 9]

Meniru Kualitas Tidur Rasululloh

Sebuah amalan yang bersifat mubah boleh dilakukan ataupun tidak) akan bernilai ibadah bilamana diniatkan ibadah. Tidur, yang merupakan amalan mubah akan bernilai ibadah bilamana diniatkan untuk beribadah.

keberkahan tidur bukan dilihat dari kuantitas (lamanya) tidur itu sendiri, juga bukan dari sisi fasilitas tidur yang mewah. Tapi, keberkahan tidur terletak pada manfaat yang bakal dipetik oleh seseorang dari tidurnya, berupa kemaslahatan dunia dan akhirat. kemaslahatan dunia jelas akan dipetik berupa kebugaran jasmani dan manfaat duniawi lainnya. Sedangkan, kemaslahatan ukhrowi dari tidur berupa pahala dan ganjaran yang bakal dipetik di akhirat nanti.

Guna mendapatkan tidur yang berkualitas perlu adanya langkah-langkah yang mutlak dilakukan menjelang tidur dan seusai tidur, serta ,menghindari hal-hal yang dapat mengurangi kadar kualitasnya. hal ini merujuk kepada petunjuk Nabi terkait dengan tidur.

Yang seharusnya dihindari menjelang tidur

1. Menghindari banyak makan dan minum sebelum tidur
2. Tidak berlebihan dalam menyediakan tempat tidur dengan maksud bersenang-senang dengannya
3. Menghindari tidur dengan posisi tengkurap
4. Jangan Berniat Menzholimi atau berbuat dosa ketika bangun tidur
5. menghindari senda-gurau dan perbuatan sia-sia sebelum tidur

Yang seharusnya dilakukkan menjelang tidur

1. Bersegera untuk tidur
2. Tidur dalam keadaan suci
3. Bertaubat sebelum tidur & menghilangkann perasaan dengki kepada sesama muslim
4. Tidur sampai benar-benar merasa ngantuk
5. Tidur dengan cara miring ke kanan
Rosululloh telah memberikan petunjuk tata cara tidur yang ideal yang mengandung kemaslahatan pada tidur seseorang, di antaranya mempermudah untuk bangun dan tidak melelapkan tidur. Diriwayatkan dari Baro'bin Azib, ia berkata Rosululloh bersabda kepadaku:
"Apabila kamu hendak tidur, maka berwudhulah seperti wudhu untuk sholat, lalu berbaringlah dengan bertelekan pada bagian tubuh sebelah kanan."
Ibnul Qoyyim menjelaskan kepada kita tentang hikmah dianjurkannya tidur dengan miring ke kanan, ia berkata, "Ada rahasia di balik tidurnya Rosululloh dengan miring kekanan, yakni bahwasanya hati manusia tergantung di sisi sebelah kiri. bila seseorang tidur dengan miring ke kiri, maka tidurnya akan menjadi berat (pulas). Sebab, hati berada dalam istirahat total, sehingga akan terasa berat untuk bangun. Namun, bila tidur dengan miring kekanan, maka tidurnya tidak akan terasa berat dan tidak terlelap. Sebab, hatinya merasa tidak tenang dan ingin sekali untuk miring ke kiri. Oleh karenanya, para dokter menyarankan untuk tidur dengan miring ke kiri untuk mendapatkan rasa tidur yang sempurna dan tidur yang nyeyak. Namun , syariat menyarankan tidur dengan miring ke kanan agar tidurnya tidak terlelap, sehingga diharapkan dapat bangun untuk melaksanakan shalat malam. Jadi, tidur dengan miring ke kanan lebih bermanfaat bagi hati (ruhani), sedangkan miring ke kiri lebih bermanfaat bagi jasmani. Wallohu a'lam.
6. Menggunakan celak
Hal ini berdasarkan sebuah hadits Jabir bin Abdillah ia meriwayatkan bahwasanya Rosulullah Bersabda:
"Hendaklah kalian menggunakan Itsmid (sipat mata) sebelum tidur. Karena itsmid dapat mempertajam pandangan mata dan dapat menumbuhkan bulu mata."
7. Membersihkan tempat tidur
8. Berdzikir & berdoa menjelang tidur

Qoilulah (tidur siang)

Qoilulah atau tidur siang adalah amalan sunnah yang dianjurkan oleh Nabi. lebih dari itu, qoilulah adalah salah satu cara untuk menjadikan tidur di malam hari lebih stabil dan tratur. sehingga, semangat untuk menghidupkan malam makin mudah. Dari Anas, bahwasanya Nabi bersabda:
"Tidurlah siang hari, sebab setan-setan itu tidak pernah tidur siang."

Nabi menganjurkan melaksanakan qoilulah setengah jam sebelum B'da Zuhur.